This is really disappointing....



"Kekecewaan hadir sebagai evaluasi diri untuk mencari yang terbaik"

Suatu hari dalam hidupmu pastilah menginjak satu fase mengecewakan. Seperti keluar dari lintasan rutin yang seharusnya dilalui, ada kerikil dan batuan-batuan kecil yang melukai diri kita disana. Luka-luka tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi jika sang lintasan rutin bisa menjaga stabilitasnya sendiri. Seharusnya sang lintasan tahu bahwa dirinya pasti dilalui secara rutin dan sudah sepantasnyalah mempersiapkan diri untuk hal tersebut.

Menjadi tumpuan dan harapan banyak orang memang tidaklah mudah, namun setidaknya dalam urusan yang sudah rutin tidak perlulah setiap waktu keteter ga karuan. Jikapun ada masalah, masalah itu adalah pastilah diri sendiri. Kekacauan dalam mengelola diri sendirilah yang merupakan masalah terbesar yang harus diselesaikan secara mendesak. Atau akan seperti bom waktu yang terus berdetak, tinggal menunggu bom itu meledak dan menghancurkan seluruh lingkungan di sekitarnya. 

Ada dua sisi yang harus dipisahkan dalam dunia usaha, pribadi dan perusahaan. Jika banyak hal bercampur aduk dalam satu wadah maka dapat dipastikan keruntuhan struktural secara bertahap. Sebenarnya step nya sungguh sederhana, berikanlah ruang profesional dalam pekerjaan dan berilah sekat untuk diri pribadi. Biarkan 2 hal tersebut berada di ruang yang terpisah. Jangan gulirkan masalah pribadimu menjadi masalah kantor, it's a different kind of thing !! 

Apakah ini saatnya mencari sekoci ? that is a BIG question to solve .....

Follow twitter saya disini
Previous
Next Post »
0 Komentar