Tampilkan postingan dengan label Biya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biya. Tampilkan semua postingan

Biya dan Sepeda Roda Dua


Ayo kak.... Gowes yang kencang !

Kalian bisa kan naik sepeda gaes ? Inget ga pertama kali belajar naik sepeda ? Pernah jatuh dong ya, atau nabrak gt ? Haqul Yaqin kalian yang belajar sepeda pernah ngalamin :)

Ini cerita anak pertama ane yang sedang belajar naik sepeda.....

"Abi, roda nya copot nih", teriak Biya suatu hari, ternyata roda kecilnya copot. Hmm kesempatan nih buat ngajarin si kakak sepeda roda dua pikirku.

"Kak abi copot ya roda satu lagi, nanti kita belajar sepeda roda dua mau ga", rayu ane.

"Yaudah" jawabnya singkat. Yess akhirnya dia mau :)

Singkatnya ane buka roda kanan kiri sepedanya, dan tadaaa kurang dari 15 menit dah jadi deh sepeda roda 2 :)

Ga mudah ya ngajarin anak naik sepeda, mental anak juga perlu dibentuk dulu, ga bisa instant.

Awalnya Biya ga pede dan agak takut, dan perlu berkali kali diyakinkan, "Abi pegangin dari belakang ya ?" Pintanya, "iya abi pegangin kak" ane jawab.

Berkali kali dia jatuh dan terlihat putus asa, tapi ane yakinkan kalau dia bisa, ini adalah pelajaran hidup bahwa berapa kalipun kamu jatuh, kamu harus bangkit dan mencoba lagi dan lagi.

Hmmm ngebayangin juga kalau Basel belajar sepeda nanti, cuma dia sekarang sedang fokus banget berlatih basket. Catatan mengenai Basel yang berlatih basket bisa dibaca disini : Melompat Lebih Tinggi

Dan karena cuma weekend waktu yang kita punya untuk latihan sepeda, walhasil butuh berkali kali minggu untuk mengasah mental dan teknik bersepedanya.

Oh satu lagi, ketika teman temannya yang sudah bisa bersepeda menonton dia latihan, Biya mulai terlihat malu dan kurang pede. Motivasi dengan mengatakan, "you must prove yourself kak" kamu harus menjawab para peragu dengan kemampuanmu, biarkan mereka melihat proses kamu belajar, biarkan mereka menertawakanmu ketika kamu jatuh, toh ketika kamu nanti sudah bisa semuanya itu tidaklah berarti.

Dengan sedikit mengusap air matanya yang hampir jatuh, dia lanjutkan berlatih.... How brave you are kak, really proud of you !

Dan sekarang dia sudah pede, menggenjot sepedanya dengan yakin, hanya tinggal lebih 'soft' saja dalam belok dan ngerem. 

Dalam belajar mungkin kamu jatuh, kamu sakit, malu, atau putus asa. Namun kuncinya hanya satu, DON'T GIVE UP ! Kamu hanya perlu bangkit dan bangkit lagi, process sometimes so painful but the result will be ...

* Foto adalah dokumentasi Biya ketika mengikuti sepeda hias HUT RI ke-72 (masih roda 4)

Happy 6 Month Biya



Tanggal 27 Oktober ini, Putri kami genap berusia 6 bulan. Setengah tahun sudah Biya “mengganggu” kami dengan tindakan-tindakan menggemaskannya. Bagaimana tidak “mengganggu”, setiap hari ada saja tindakannya yang membuat kami gemas. Ah ternyata, my baby cayang sudah besar sekarang. Dia sudah bisa memilih, sudah bisa manja, sudah bisa guling-guling, dan sekarang dia sudah mau belajar merangkak. Cara dia memanggil utinya kalau sedang manja aja sudah bisa kami kenali hehehe. 

Di umur yang baru 6 bulan ini, si cantik sudah mengalami berbagai petualangan menarik. Mulai dari terbang ke Gorontalo, main di pantai, sampai berpetualang di air terjun di Bogor. Waduh,….masih baby aja udah seru banget deh petualangannya sayang. Dan jika kita kalkulasi, Biya sudah ikut naik berbagai macam kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil, pesawat, mungkin yang belum hanya naik perahu aja tuh hehehe.

Biya, setiap hari kami makin mencintaimu, melihatmu tumbuh merupakan hal terindah bagi kami sekarang. Melihatmu tersenyum seperti menghipnotis kami untuk selalu mencintaimu, sekilas kadang abi mu ini seperti melihatmu ingin mengatakan “aku senang abi dan ammi dah pulang” dengan cara tersenyum ketika kami pulang kerja. 

Ayo sayang terus belajar merangkak ya, biarpun kadang kamu terjatuh, tapi kami selalu ada di sisimu untuk membantumu bangun kembali. Kelak kamu pun akan bisa bangun sendiri ketika kamu jatuh, namun yakinlah Abi dan Ammi tak akan lelah berada disisimu untuk selalu mendukungmu dalam setiap perkembanganmu……..selamat 6 bulan Biyaku sayang.

My Biya dah bisa milih

Biya dan Ammi nya
My cute little baby sekarang sudah tambah pintar, apa yang ada di depannya pasti dia ambil, setiap malam sekarang kami mesti membuat posisi tidur barikade supaya si baby cantik ga jatuh. 

Biya memang sangat aktif sekarang, setelah tanggal 27 September kemarin dia genap berusia 5 bulan. Alhamdulillah dari pemeriksaan rutin dengan dokter anak, hasilnya sangat menggembirakan. Semua gerak motoriknya normal dan apa yang harus dilakukan pada umur tersebut dapat Biya lakukan. 

Ameerah Baiza Shaabirah Garmadi nama lengkapnya, selalu membuat kami orangtuanya kangen berat. Lucunya dia ketika bermain, tersenyum, tertawa, bahkan ketika dia menangispun selalu membuat kami “gemas”. Apalagi uti nya, sepertinya uti nya ga rela kalo sehari ga ketemu Biya hehehe. 

Usia 5 bulan ini, Biya dah bisa mulai memilih orang lho…uh, kadang dia malah sering memilih uti nya dibanding kami orang tuanya hehehe. Maklumlah, soalnya kami berdua bekerja dan seharian Biya main sama uti nya. …… asal jangan lupa aja ya sama Ammi dan Abi nya ya Biya hehehe. Semalam dia disuntik imunisasi oleh dr Adit, tempat kami biasa memeriksakan Biya. Tumben sekali Biya nangis sesegukan, biasanya dia nangis tapi ga sampe segitunya. Tapi menurut dr Adit malah bagus ketika dia sudah bisa mengenali orang dekatnya  /  merasa takut dengan orang asing yang tidak dikenalnya. Karena berarti dia mulai belajar mengenali lingkungan sekitarnya.

Segala Puji Bagi Alloh yang telah menitipkan kepada kami seorang anak yang menyejukan mata, menyenangkan hati kami orang tuanya…..love u so much Baby Biya

Surat Abi untuk Biya



“Biya, kamu tahu betapa besar cinta abi dan ammi untuk Biya. Betapa besar cinta kami untukmu semenjak kamu masih dalam kandungan ammi. Harapan abi dan ami adalah jadilah kamu seorang anak yang berbakti kepada abi dan ammi sayang, terutama pada ammimu….abi sudah melihat bagaimana ammimu keletihan….lelah….sakit ketika mengandung Biya, namun semua itu bisa hilang ketika kamu menendang perut ammi dari dalam….kami akan senang dan makin sayang ketika kamu melakukan itu. 

Kamu harus tahu betapa kami menangis berdua ketika suatu ketika kamu seharian tidak bergerak, betapa kami cemas akan keadaanmu waktu itu. Betapa senang hati abi ketika abi membacakan surat Maryam untukmu dan kamu kembali bergerak….Maha Suci Alloh atas segala KeajaibanNya.

Biya, abi harap kamu menjadi manusia yang berkualitas. Karena Agamamu memerlukan orang yang berkualitas untuk mengangkat kembali kekuatan Agama Islam di dunia. Cintailah Tuhanmu Alloh SWT dan Rosulmu Muhammad SAW, abi rela menjadi yang ketiga kamu cintai setelah Alloh dan RosulNya. Jangan gadaikan agamamu demi apapun !!! pegang teguh Al-Qur’an dan Sunnah Nabi, jangan biarkan 2 hal tersebut jauh dari tangan dan hatimu. Berjanjilah pada abi akan hal ini, karena abi akan tenang ketika melihat kamu mengiyakan hal ini. 

Maafkan abi, bukan bermaksud memaksakan sesuatu padamu, tapi inilah pegangan hidup terkuat, dan abi ingin Biya menyadari hal itu dan abi ingin memastikan bahwa abi sudah mendidikmu dengan benar sesuai ajaran agama karena itu tanggung jawab abi kepada Alloh SWT. Dan yang paling utama, yang selalu abi ucapkan ketika berdoa adalah supaya kita bisa berkumpul kembali bersama nanti di Syurga tanpa ada satu anggota keluarga kita yang tertinggal. 

Abi rindu dengan ayah ibu abi, kakek nenekmu yang belum sempat melihat Biya dan Biya pun tidak sempat melihat mereka. Abi ingin kita nanti berkumpul lagi Karena abi ingin mengenalkan Biya sama kakek dan nenek. Jadi sayang………. Abi minta Biya tanamkan dalam hati Biya bahwa cinta yang kita bangun bukan hanya untuk di dunia tapi untuk pertemuan abadi kita nanti di Syurga, sehingga ketika batu dan kerikil kehidupan menghadangmu, kamu tahu kemana harus melangkah, kamu tahu arah kemana yang harus kamu tuju. Janganlah tersesat, karena abi dan ammi sudah memberimu marka jalan untuk kamu lalui…..ketika kamu terjatuh, bersujudlah dan bermuhasabahlah, mintalah kepada Alloh supaya menerangi marka jalan yang telah abi bangun untuk kamu….Inysa Alloh, Alloh tidak akan pernah mengecewakanmu sayang"