Lingkungan adalah tempat terdekat
yang sangat berpengaruh kepada diri kita,…..
Ruangan kantor pagi tadi masih
sepi, sambil sarapan aku buka lemari dan kuambil satu buku yang judulnya “Keajaiban Berpikir Besar” karya David J. Schwartz, Ph.D. dan ada satu bab
dari buku tersebut yang sungguh menarik yaitu “mengatasi lingkungan : menjadi yang pertama”. Sebenarnya, itu karena pas banget dengan apa yang aku
alami beberapa hari terakhir. Bikin BT sih sebenarnya, dan sempat membuat
hari-hariku ga terlalu indah hehehe.
Nih beberapa hal penting yang
coba aku kupas untuk sekedar nempelin ilmu ini di otakku dengan cara menulis
ulang hehe dan sharing sedikit ilmu kepada kalian yang sempet buka blog ini.
Pikiran ternyata mencerminkan
lingkungan lho, sepertih halnya tubuh mencerminkan makanan yang kamu makan.
Seperti kata pepatah, kamu merupakan produk dari lingkungan kamu. Kita
cenderung meniru kebiasaan orang lain seperti cara berjalan, batuk, kesukaan
jenis music dll. Jika kita mempunyai keterlibatan dalam waktu lama dengan
orang-orang yang negative maka akan membuat kita berpikir secara negative,
begitu pula sebaliknya.
Jika kita bicara kesuksesan, maka
hambatan nomor satu pada jalan menuju keberhasilan tingkat tinggi adalah
perasaan bahwa hasil yang besar jauh dari jangkauan. Sikap ini berasal dari
banyak kekuatan yang menekan sehingga mengarahkan pkiran ke tingkat
sedang-sedang saja. Sebagai contoh, kita sewaktu kecil becita-cita tinggi
tetapi sekarang apa yang terjadi ? jauh sebelum mencapai usia untuk mulai
bekerja mencapai cita-cita itu banyak sekali pengaruh menekan yang menghadang.
Akibat dibombardir propaganda negative dari lingkungan seperti kata-kata “Anda
tidak dapat maju, jadi tidak usah mencoba” maka cita-cita kita akhirnya pupus.
Ingat : orang yang menceritakan kepada anda bahwa sesuatu mustahil dilakukan
mereka – hampir selalu – orang yang tidak sukses, orang yang “rata-rata” atau
sedang-sedang saja dalam pencapaiannya. Opini orang-orang seperti ini dapat
meracuni kita, sikap kita seharusnya adalah menerima nasehat negative hanya
sebagai tantangan untuk membuktikan bahwa anda dapat mewujudkannya !!.
Apa yang bisa kita lakukan dong
selain hal diatas untuk menghidari hal negative dari lingkuangan kita ?
Yang pertama bisa kamu lakukan
adalah berganti teman alias mengubah lingkungan kamu, dalam artian,
Kamu harus pastikan bahwa kamu berada dalam kelompok yang berpikir secara
benar. Karena di setiap kelompok selalu saja ada orang yang, diam-diam
menyadari ketidakmampuan mereka, menghalangi dan mencegah kamu menghasilkan
kemajuan. Jika kamu ambisius, mereka akan menertawakanmu, bahkan bisa diancam.
Kamu harus siap karena beberapa orang, karena cemburu, ingin membuat kamu malu.
Karena itu carilah teman yang mempunyai visi positif yang sama (meski agak
sulit hehe).
Yang kedua yang bisa kamu lakukan
adalah abaikan saja para pemikir
negative ini. Jangan biarkan pemikir negative membawa kamu ke tingkat
mereka. Biarkan mereka mengalir seperti air. Dekatilah orang yang berpikir
progresif. Majulah bersama mereka
Yang ketiga adalah jadikanlah kebiasaan untuk mencari nasehat
dari orang yang anda kenal. Karena biasanya orang yang lebih sukses adalah
yang paling lebih ringan tangan dan siap untuk membantu. Pergilah kepada orang
kelas-satu ketika mempunyai pertanyaan. Jangan mencari nasehat dari orang yang
gagal karena mencari nasehat dari orang yang gagal ibarat mencari nasehat dari
seorang dokter gadungan untuk menyembuhkan kanker !!.
So pilihlah lingkngan kamu karena lingkungan kamu menentukan siapa diri kamu. (AMG)

0 Komentar